Senin, 24 Desember 2018

Cerpen spesial hari ibu "sekalipun kau palsu"

                    Sekalipun kau palsu

“Ayu ayo turun ini sarapannya sudah siap nanti kamu telat loh.” Kata-kata itu lah yang setiap hari menemaniku sebelum berangkat ke sekolah. Ummi memang orang paling bawel yang pernah ku temui aku tidak makan saja ngocehnya bisa sampai sepanjang jalan tol Cipularang. Tapi itu juga yang selalu membuat ku tidak bisa jauh-jauh dari ummi karena sikap perhatiannya itu yang penuh dengan kasih sayang. Aku pun turun keluar dari kamar untuk sarapan bersama ummi dan abi pagi ini sarapannya nasi goreng hati kesukaanku ummi memang paling top deh kalau urusan masak. Abi seperti biasa menasehati ku setiap pagi mengingatkan bahwa ilmu yang aku tuntut itu penting tetapi jangan hanya terbataskan urusan dunia saja niatkan bahwa menuntut ilmu itu semata-mata sebagai ibadah untuk menggapai ridhonya Allah SWT. Ya Abi emang mengajarkanku untuk selalu istiqomah di jalan Allah dan tidak terlena dengan urusan dunia. Dan nasehat yang ga kalah pentingnya dari ummi yaitu lakukan semua hal itu dengan ikhlas tanpa keterpaksaan. Kata-kata itu yang selalu aku tanamkan dalam diriku, ummi memang paling tahu kalau aku itu kadang-kadang memang tidak ikhlas untuk melakukan sesuatu oleh karena itu jika aku ingat kata-kata ummi aku akan beristigfar dan melakukannya dengan ikhlas. Begitulah gambaran kedua orangtua ku yang selalu mengisi hari-hariku dengan nasehatnya yang menenangkan hati ini terimakasih abi dan ummi yang telah rela menjaga ayu dari kecil sampai sekarang ini. 
“Ummi Ayu berangkat dulu ya”, setelah menyalami ummi dan abi aku berangkat ke sekolah seperti biasa aku dijemput oleh dhanti teman terdekatku di sekolah. Mungkin bisa dibilang dia orang yang selalu setia mendengarkan kisahku entah itu sedih maupun senang. Pagi itu dia terlihat murung entah apa yang ada dipikirannya saat ini tapi aku tidak berani bertanya nanti saja pikirku saat di kelas kalau sekarang kan susah dia lagi nyetir. Sesampainya di sekolah pikiranku masih saja bimbang dan memberontak ingin sekali aku menanyakan keadaanya sebenarnya apa yang terjadi. Mungkin aku harus menunggu saat yang tepat untuk menanyakannya karena sekarang juga sudah mau masuk jam pelajaran pertama. Pelajaran Pak Jefri, guru terkiller di sepanjang sejarah SMAN Garuda ini. Disepanjang pelajaran aku melihat Dhanti sangat tidak bersemangat sebenarnya apa yang terjadi dengan sahabatku ini pokoknya jam istirahat nanti aku harus menanyakan sebenernya dia itu kenapa. Jam istirahat pun tiba cepat-cepat aku menghampiri dhanti dan menanyakan sebenarnya dia kenapa hari ini. Dia pun mulai menceritakan kenapa moodnya sangat buruk hari ini. “ Ayu kamu tahu tadi malam ada trgedi yang sangat mengerikan buatku, orangtua ku akan bercerai Ayu aku bingung harus bagaimana kenapa mereka harus bercerai dan kamu tau alasan mereka itu bercerai itu karena apa, ibuku bilang sudah tidak tahan dengan sikap ayahku yang tidak perhatian dengan ibuku setiap hari ibuku mengerjakan pekerjaan seorang diri dan ayahku yang pulang selalu larut malam membuat ibu ku kesal karena menurutnya ayah tidak perhatian lagi dengan ibu aku bingung sekali Ayu mereka menyuruhku untuk memilih harus ikut dengan siapa, ikut ayahku atau ibuku”. Seperti tertampar seketika aku mendengar cerita Dhanti barusan bagaimana mungkin mereka akan bercerai karena setau ku hubungan orangtua Dhanti itu baik-baik saja tidak pernah ada masalah. Aku tahu saat ini Dhanti pasti sangat terpukul apalagi dia dihadapkan dua pilihan yang sebenarnya tidak mungkin harus dia pilih salah satu karena aku tahu dia sangat menyayangi kedua orangtuanya. Jadilah aku menyemangatinya hari ini dan berusaha menguatkan dia bahwa Allah itu tidak akan menguji hambanya diluar batas kemampuannya, dan dibalik kesusahan itu pasti akan ada kemudahan serta dibalik sebuah kisah pasti akan ada hikmah yang bisa kita ambil. Saat jam pulang kulihat Dhanti sudah mulai tenang tidak seperti tadi pagi yang kulihat pikiranya kosong melayang kemana-mana. Syukurlah semoga Allah kuatkan kamu Dhanti aku tahu kamu orang yang hebat dan terpilih. 
Sesampainya di rumah aku langsung mengganti pakain dan makan siang bersama ummi dan abi, makan bersama adalah kebiasaan rutin kami yang harus kami lakukan karea kata ummi makan bersama keluarga itu pahalanya banyak dan ada berkah didalammya. Selesai makan aku mengajak ummi ke kamarku karena aku bilang ada yang ingin ku ceritakan ke ummi. Jadilah kami berdua di kamar dan ummi menanyakan sebenarnya apa yang ingin aku ceritakan, aku memang seperti ini setiap ada masalah ataupun hal lainnya aku selalu menceritakannya ke ummi karena ku rasa ummi adalah orang yang paling mengerti keadaanku dan siap mendengarkan kisahku kapan pun. Aku menceritakan masalah Dhanti ke ummi dan sama sepertiku ummi kaget juga karena ummi memang sudah mengenal keluarga dhanti sejak lama dan setau kami keluarga mereka baik-baik saja sebelum mereka menyatakan ingin bercerai. Aku bertanya kepada ummi, abi dan ummi tidak mungkin akan bercerai juga kan karena jika abi dan ummi bercerai aku rasa aku tidak sanggup menerima kenyataan itu dan memilih salah satu diatara kalian ummi bilang kepadaku tenang saja sayang umi dan abi berjanji tidak akan bercerai dan menjaga kamu sampai kamu menemukan calon imammu nanti. Benar yaa ummi janji sama Ayu, iya sayang tenang saja ingat Allah bersama kita dan In sya Allah keharmonisan kita kan dijaga jika kita jalankan semata-mata beribadah kepada Allah. 
Setelah hari itu hari-hari berlalu seperti biasa aku tidak tahu bagaiman keputusan yang di ambil oleh Dhanti karena aku juga tidak berani menanyakannya karena aku takut dia tersinggung jadilah aku menunggu dia bercerita saja kepadaku. Aku tahu jika dia sudah siap dengan keputusannya pasti dia akan cerita kepadaku itu saja. Syukurlah seperti yang kulihat Dhanti sudah semangat lagi dan kembali ceria walaupun aku belum tahu keputusannya tetapi dengan melihatnya tersenyum saja sudah membuatku senang. Hari ini tepat tanggal 17 Desember aku berulang tahun dan sudah memiliki jadwal tersendiri yaitu makan malam disalah satu restoran nasi goreng yang terkenal bersama ummi dan abi aku memang sengaja berangkat sendiri tidak berbarengan karena kebetulan aku sedang kerja kelompok jadilah mereka berangkat duluan dan aku menyusul nanti. Akhirnya kerja kelompok kami selesai dan ini sudah jam 7 malam aku sempatkan dulu mampir ke masjid untuk melaksanakan sholat isya walaupun aku tahu ummi dan abi pasti sedang menunggu ku, sabar ya umi abi Ayu sebentar lagi sampai ko. Aku sudah berada di depan restoran dan sudah melihat dimana abi dan ummi duduk tapi aku heran kenapa wajah mereka tegang sekai seperti sedang mebicarakan hal yang sangat serius. Aku hampiri mereka dengan perlahan dengan maksud memberikan kejutan karena aku tidak bilang bahwa aku sudah sampai semakin dekat dengan mereka aku malah mendengar pembicaraan mereka bukan maksud untuk menguping tetapi aku penasaran karena aku mendengar kata-kata “ bagaiman nanti kalau Ayu tahu kalau dia itu sebenarnya bukan anak ummi, ummi takut kalu dia kecewa bi karena selama ini kita menyembunyikan statusnya”. Aku diam membisu mencoba mencerna kata-kata yang diucapkan ummi barusan. Disaat aku terdiam tidak sengaja abi menoleh ke arahku dan terkejut karena melihat kedatangan ku dan ummi juga sama kagetnya saat melihatku disitu. Lalu cepat-cepat aku menghampiri mereka menanyakan atas apa yang ku dengar barusan, apa maksudnya itu aku tidak mengerti ummi tolong jelaskan kepada Ayu ummi. Tiba-tiba saja aku menangis sangat kencang sampai sesengukan padahal aku belum mengerti apa maksudnya itu, aku meminta penjelasan tetapi umi malah ikut menangis bersama ku dan abi hanya bisa berdiam diri kumohon ummi ayo jelaskan sekarang  juga Ayu harus tau sebenarnya apa yang kalian sembunyikan dari Ayu selama ini. Ummi menenangkan ku dulu dan meyuruhku duduk, “ ummi akan ceritakan semuanya tapi Ayu harus tenang dulu ya sayang, ini minum dulu”. Iya ummi Ayu ngerti maaf ya ummi tadi Ayu sempat membentak ummi. “Sebenarnya ummi ini bukanlah istri pertama Abi tetapi istri kedua Abimu dan sebenarnya dokter telah memvonis ummi bahwa ummi tidak bisa melahirkan karena ummi mandul. Kamu bukanlah anak kandung ummi Ayu kamu adalah anak dari istri pertama abimu. Abi dan ibumu sudah menjalankan rumah tangga selama 5 tahun dan kamu lahir di tengah-tengah mereka saat pernikahan mereka memasuki usia ke-5 tahun. Saat itu entah alasan apa yang membuat ibumu untuk memutuskan meninggalkan abimu padahal sebentar lagi kamu lahir, tetapi ibumu tidak menjelaskan alasan apapun kepada Abimu dan saat kamu lahir siang itu abi meninggalkan kalian berdua di kamar sebentar untuk membeli susu untuk ibumu dan sesampainya di kamar ibumu sudah tidak ada hanya kamu seorang diri di kamar itu dan sebuah surat di sampinnya berisi pesan permintaan maaf karena tidak bisa mempertahankan rumah tangga dan menitipkan kamu kepada abi. Bisa kamu bayangkan kan bagaimana perasaan ayahmu saat itu pastinya kebingungan sebenarnya apa yang terjadi dan apa yang harus dia lakukan saat itu. Umi adalah salah satu pegawai di rumah sakit tempat ibumu melahirkan, ummi melihat ayahmu yang kebingunagt saat itu dan menangis, hati ummi tergerak untuk menanyakan kepada abi sebenarnya apa yang membuat seorang pria di dalam kamar seorang diri sambil menggendong bayi yang baru saja lahir. Saat ummi menghampiri abi, abi hanya bisa menangis sambil memelukmu dan tidak bisa berkata apa-apa selain selamatkan anakku selamatkan anakku berulang kali, kamu tahu tangismu saat itu sangat menggelegarkan seisi kamar dan membuat ummi tidak kuasa melihatnya. Dengan cepat ummi langsung mengambilmu dari gendongan abimu yang saat itu kebingungan dan berusaha menidurkanmu karena ummi tahu kamu kelelahan saat itu kamu baru saja dilahirkan kedunia ini tapi belum mendapatkan pelukan hangat dari seorang ibu dan ummi mencoba menenangkan abimu dan saat abimu mulai tenang ummi menyuruhnya untuk untuk meng-Adzhankan mu dan seketika itu juga kamu diam tidak menangis lagi dan tertidur dipelukan ummi, apa kamu tahu sayang saat itu ummi sangat bahagia hanya dengan mengggendongmu saja dan di dalam hati ummi mengatakan bahwa ummi harus menjaga anak ini. Lalu ummi meletakkanmu di dalam tempat tidur agar kamu bisa beristirahat dengan tenang. Ummi mengajak abimu mengobrol diluar supaya tidak menggangu waktu istirahatmu. Ummi menanyakan sebenarnya apa yang terjadi mengapa abi saat itu terlihat kebingunagn dan kehilangan arah. Abimu menceritakan semuanya dan dia bingung harus bagaiman lagi setelah ini dia ragu apakah bisa mengurusmu seorang diri. Kemudian ummi bercerita kepada abimu bahwa sebenarnya ummi ini dinyatakan mandul dan ditinggalkan oleh suami ummi gara-gara alasan tersebut, seharusnya ibumu itu merasa beruntung karean diberikan amanah yang sangat besar yaitu kehadiranmu lewat rahimnnya lihatlah ummi sekarang tidak bisa mempunyai anak tapi ummi tetap bersyukur karena ummi yakin dibalik semua kisah pasti ada hal baik yang sengaja Allah berikan untuk kita tapi mungkin kita belum menyadari apa maksud dibalik sebuah kisah ini. Abimu diam termenung saat itu entah apa yang dia pikirkan ummi tidak tahu sampai abimu berkata apa kamu mau menjadi ibu dari anak ini dan menjadi istriku. Saat itu ummi sangat bingung apa yang harus ummi jawab ummi memang ingin menjagamu tapi apakah ummi harus menikah dengan abimu ini sedangkan ummi baru saja bertemu dan tidak tahu asal usul keluarganya bagaimana dan seperti apa, tetapi entah dorongan apa yang membuat ummi mengiyakan saat itu juga hanya dengan modal yakin bahwa abimu itu orang yang baik karena ummi melihat abimu sangat melindungimu saat itu jadi ummi mantapkan bahwa ummi siap menjadi istrinya dan menjadi ibumu sayang.” Aku diam saat itu air mataku terus saja mengalir awalnya aku sakit hati dan kecewa saat mendenagr bahwa sebenarnya ummi bukanlah ibu kandungku tetapi setelah mendengar ceritanya aku malah terharu dan sangat berterima kasih karena telah menjagaku selama ini sekalipun kau bukan ibu kandungku. Terima kasih banyak ummi aku tidak tahu kalau ummi tidak ada siapa yang akan menjagaku dari saat itu sampai sekarang ini terima kasih banyak ummi. Aku tahu kasih sayangmu begitu besar kepadaku dan aku pun begitu sangat menyayangimu. Malam itu berlalu degan penuh haru dan diliputi rasa kasih sayang yang sangat besar dan atas peristiwa yang terjadi ini entah mengapa hubunganku dengan ummi menjadi lebih dekat sekali sungguh nikmat yang kau berikat kepadaku begitu besar ya Allah. Pagi ini seperti biasa ummi memanggilku untuk sarapan disertai dengan nasihatnya kepadaku agar aku tidak lupa kepada sang maha pencipta dan melakukan segala sesuatu dengan ikhlas, pagi itu senyumku sangat cerah dan perasaanku begitu bahagia tidak berapa lama kemudian Dhanti datang menjemputku dan kulihat wajahnya pun berseri kembali aku merasa sangat bahagia disaat moodku sedang bagus ku rasa sahabatku pun memiliki mood yang bagus hari ini, aku tidak sabar ingin mendengar cerita darinya pastinya ada hal baik yang terjad padanya kan. Baru sampai di kelas Dhanti langsung saja menarikku untuk duduk dan dia langsung tersenyum sangat lebar ku tanyakan kepadanya ada hal baik apa yang membuatmu girang dari pagi ini. Dia pun bercerita tentang orangtuanya yang gagal untuk bercerai “waktu itu aku ada bilangkan alasan orangtua ku ingin bercerai karena apa, karena ibuku yang merasa ayahku kurang perhatian dan pulang selalu larut malam dan malam tadi ayahku mengakui semua alasan yang terjadi yang menyebabkan ayahku selalu saja pulang larut malam ternyata di kantor tempat ayahku bekerja sedang terjadi masalah korupsi dana perusahaan yang sangat besar dan ayahku dituduh sebagai pelaku penggelapan dana tersebut, tentuya ayahku tidak terima dengan tuduhan palsu itu jadi setiap malam ayahku bekerja di kantor mencari bukti sebenarnya siapa yang sudah menggelapkan dana kantor dan menjebak ayahku sehingga ayahku yang dituduh menggelapkan dana tersebut. Tetapi bukti-bukti itu seperti tersusun sangat rapi sehinga mencari jejaknya pun sangat susah, ayahku sempat berputus asa dan menyerah tetapi teringat akan ibuku yang sebentar lagi ulang tahun tangal 22 desember ini, ayahku sudah berjanji akan merayakan ulang tahun ibuku di hutan pinus kesukaannya tetapi dengan tuduhan palsu itu tidak ada yang bisa dilakukan ayahku oleh karena itu ayahku bangkit lagi dan percaya kepada Allah, bahwa Allah pasti akan menolong hambanya yang sedang kesusahan. Dan alhamdulillah jejak-jejak mulai terbongkar dan akhirnya pelaku penggelapan dana yang sebenarnya tertangkap jadi ayahku bebas akan tuduhan korupsi tersebut, ayahku memang sengaja tidak menceritakannya kepada kami karena takut kami khawatir katanya. Dan aku sangat bersyukur orangtuaku tidak jadi cerai tetapi malah bertambah harmonis yu. Oh iya ibuku berpesan besok kamu dan orangtuamu datang ya ke acara ulang tahun ibuku biar kita merayakannya bersama ya jangan lupa loh aku tunggu kedatangan kalian.” Senyum di bibir Dhanti itu pun mengalir kepadaku aku sangat senang mendengar kabar ini. Terimakasih ya Allah sungguh engkau pengatur skenario terbaik. Kau berikan cobaan bersama dengan kemudahan kau ungkapkan semuaa kebenaran bukan untuk memutuskan hubungan melainkan mempererat suatu hubungan. Kini aku tahu ummi bukanlah ibu kandungku tapi aku bersyukur karena dia telah merawatku selama ini dan menyayangi ku dengan sepenuh hati dan untuk ibuku aku tidak tahu apakah kau masih ingat dan memikirkanku saat ini tapi asal kau tahu saja aku tidak akan pernah membencimu aku sangat berterima kasih karena kau berikan aku kesempatan untuk berada dirahimmu dan membiarkanku lahir ke dunia ini dan mengenalkanku akan dunia. 

SIM: KEAJAIBAN BISNIS ELEKTRONIK

KEAJAIBAN BISNIS ELEKTRONIK Oleh: NINDY RIZQA ASYIFANI DLT NIM. 1804140074 ANI NIM. 1804140111 LAILATUS SOFIA NIM. 18041...