KEAJAIBAN BISNIS ELEKTRONIK
Oleh:
NINDY RIZQA
ASYIFANI DLT
NIM. 1804140074
ANI
NIM. 1804140111
LAILATUS SOFIA
NIM. 1804140135
Program
Studi: Akuntansi Syariah
Mata
Kuliah: Sistem Informasi Manajemen
Dosen:
ISRA MISRA, S. E., M. Si
Mungkin kalian heran atau bahkan bertanya-tanya maksud dari keajaiban bisnis elektronik ini.
Apakah berbisnis dengan basis elektronik benar-benar membawa keajaiban? Tidak
percaya dan terdengar aneh memang, tetapi di sini kami akan memberikan gambaran
mengenai keajaiban yang ditimbulkan oleh sistem bisnis elektronik ini. Sebelum
membahas mengenai keajaiban terlebih dahulu kita memahami maksud dari sistem
bisnis elektronik.
Sistem menurut Davis (1974) adalah hal yang dapat bersifat abstrak atau
fisik. Sistem yang abstrak adalah susunan yang teratur dari gagasan-gagasan
atau konsep-konsep yang saling tergantung. Sistem yang bersifat fisik adalah
serangkaian yang bersifat unsur yang bekerja sama untuk mencapai tujuan. Norman
L. Enger dalam bukunya yang berjudul Management Standart for Developong Information
Systems menyatakan bahwa suatu sistem terdiri atas kegiatan-kegiatan yang
berhubungan guna mencapai tujuan-tujuan perusahaan seperti pengendalian
inventaris atau penjadwalan produksi. Ciri-ciri yang ada pada sebuah sistem
adalah digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan, merupakan kesatuan usaha,
adanya unsur fungsional (input, process, output, dan feed back),
sehingga saling berhubungan, berstruktur, dan berjenjang.
Data merupakan sekumpulan garis fakta yang mewakili peristiwa yang terjadi
pada organisasi atau pada lingkungan fisik sebelum diolah kedalam suatu format
yang dapat dipahami dan digunakan orang. Informasi berarti data yang telah
dibentuk ke dalam suatu format yang mempunyai arti dan berguna bagi manusia.
Berdasarkan pengertian sistem, data, dan informasi di atas, maka dapat
dikatakan bahwa suatu sistem informasi dapat didefinisikan secara teknis
sebagai suatu komponen yang saling berhubungan yang mengumpulkan (atau
mendapatkan kembali), memproses, menyimpan dan mendistribusikan informasi untuk
mendukung pengambilan keputusan dan kendali dalam suatu organisasi. Sebagai
tambahan dalam proses pengambilan keputusan, koordinasi, dan kendali, sistem
informasi dapat juga membantu para manajer dan karyawan untuk meneliti
permasalahan, memvisualisasikan pokok-pokok yang kompleks, dan menciptakan
produk-produk baru.
Terdapat tiga aktivitas dalam suatu sistem informasi, yaitu input,
process dan output. Yang diperlukan organisasi untuk membuat
keputusan, mengendalikan operasi, meneliti permasalahan dan menciptakan produk
baru atau jasa. Input adalah aktivitas menangkap atau mengumpulkan data mentah
dari dalam organisasi atau dari lingkungan eksternal organisasi. Process adalah
upaya mengubah atau mengonversi input yang masih mentah kedalam suatu format
atau bentuk yang lebih berarti. Output adalah aktivitas mengalihkan atau
mentransfer informasi yang telah diproses kepada pihak-pihak atau
kegiatan-kegiatan yang akan menggunakannya. Sistem informasi tidak berhenti
pada tiga aktivitas ini saja, tetapi sistem informasi juga membutuhkan
feedback, yaitu output yang dikembalikan kepada piha-pihak yang sesuai dari
organisasi sebagai bhan untuk membantu mereka dalam proses evaluasi atau
koreksi terhadap input.
Sistem bisnis elektronik atau yang biasa disebut denagn E-Business
merupakan kegiatan berbisnis oleh organisasi, individu atau pihak-pihak terkait
yang menggunakan media teknologi informasi seperti internet untuk menjalankan
dan mengelola proses bisnis sehingga dapat memberikan keuntungan berupa keamanan,
fleksibilitas, integrasi, optimasisasi, efisiensi dan peningkatan
produktivitas.
Di dalam sebuah sistem bisnis elektronil atau E-Business ini memiliki
aturannya tersendiri terhadap bisnis yaitu komunikasi, komersial (perdagangan),
proses bisnis, layanan, learning, kolaborasi dan komunitas. Komunikasi yang
dimaksud yaitu adanya fasilitas atau media yang memungkinkan terjadinya
pertukaran informasi, layanan, transaksi elektronik dan perpindahan barang dari
penjual ke pembeli. komersial adalah adanya sistem untuk melakukan transaksi
online mulai dari promosi barang, pemesanan barang, pembayaran dan pengiriman
barang. Pembeli barang tidak perlu meliht barang secara langsung tetapi melalui
gambar dan spesifikasi yang tercantum dalam website. Sedangkan untuk pemesanan,
sistem shopping online terhubung dengan sistem inventory untuk mengetahui stok
barang sehingga barang yang dibeli memang ada. Untuk pembayaran, sistem
shopping online harus terhubung denagn otoritas pembayaran misalnya bank atau
penyedia kartu kredit agar nilai yang dibayarkan oleh pembeli berasal dari alat
pembayaran yang sah dan memiliki nilai yang cukup. Setiap pelaku e-business
yang ingin melakukan transaksi elektronik dan mendapatkan manfaat semaksimal
mungkin dari e-business harus melakukan optimalisasi proses bisnis internal dengan
memanfaatkan teknologi informasi agar aliran informasi, transaksi, maupun lama
pengiriman barang menjadi lebih singkat. Dengan menggunakan layanan e-business
ini seharusnya menjadikan layanan ke customer menjadi lebih baik, ekonomis, dan
lebih terjangkau. Namun transaksi online ini membutuhkan pemahaman terlebih
dahulu dari pelanggan atau penggunanya, dikarenakan transaksi online ini
pengguna maupun pelaku tidak berhadapan dengan manusia tetapi dengan mesin komputer
maka diperlukan proses edukasi agar fasilitas yang tersedia benar-benar
memudahkan bukannya menyulitkan. Dalam dunia maya komunitas merupakan salah
satu indikator untuk mengukur aktifitas pengguna. Dalam e-business, komunitas
merupakan media yang cukup penting untuk belajar dan memperbaiki diri secara
terus menerus baik dari sisi pelaku maupun pengguna dalam hal produk, layanan
maupun mekanisme transaksi.
Kebijakan e-business yang perlu dibuatkan aturan main dan rambu-rambu agar
para pelaku e-business bermain dalam arena yang ada dan semua pihak dilindungi
hak dan kewajibannya tanpa mengurangi kemampuannya dalam mengimplementasikan
strategi e-business masing-masing mencakup kebijakan antara lain:
a.
Internal: manajemen dan staf
b.
Pemasok dan manufaktur
c.
Pelanggan
d.
Perantara
e.
Lembaga keuangan
f.
Pemilik Web (Web service provider)
g.
Asosiasi
h.
komunitasWeb
Kebijakan e-business tida hanya
mengatur/memfasilitasi tindakan pratransaksi tetapi juga post transaksi dimana
ada tiga hal penting yang harus ditangani antara lain:
a.
keabsahan transaksi dimana ada pemegang
otoritas yang melakukan settlement bahwa transaksi sudah selesai dan diterima
oleh penjual dan pembeli.
b.
Masalah legal misalnya melanggran hak cipta.
Diperlukan proses hukum dengan mengacu pada undang-undang yang mengatur hak
cipta untuk barang yang diperdagangkan secara elektronik.
c.
Gangguan keamanan pada transaksi online
misalnya pencurian nomor kartu kredit, fraud, penyalahgunaan user id dan
password, dll.
Pelaku e-business
yaitu:
·
Organisasi
·
Konsumen
·
Perusahaan
·
Supplier
·
Pekerja
·
Rekan bisnis
Alat atau media yang
digunakan:
·
Teknologi informasi dan komunikasi
·
Komputer, data yang etlah terkomputerisasi
·
internet
Kita dapat melihat bahwa dari perspektif bisnis, sistem informasi adalah
instrument paling penting untuk menciptakan nilai bagi perusahaan. Sistem
informasi memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan pendapatan atau mengurangi
biaya dengan memberikan informasi yang membantu manajer membuat keputusan yang
lebih baik dan tepat atau meningkatkan pelaksanaan proses bisnis. Sebagai
contoh adalah sistem bisnis akuntansi, sistem informasi pemasaran, sistem
informasi produksi atau manufaktur, sistem informasi sumber daya manusia.
Dalam perspektif bisnis menekankan sifat organisasional dan manajerial dari
sistem informasi. Dari perspektif bisnis ini, kita dapat melihat bahwa sistem
informasi merupakan serangkaian aktivitas untuk memperoleh, mengubah, dan
mendistribusikan informasi, sehingga dapat digunakan oleh manajer untuk
mengambil keputusan dan meningkatkan kinerja perusahaan.
Salah satu contoh penerapan sistem bisnis elektronik yang saat ini sedang
naik daun di Indonesia yaitu Go-jek. Siapa yang tidak mengetauhui Go-jek saat ini?
Hampir seluruh masyarakat Indonesia menggunakan jasa transfortasi Go-jek. Selain
harga yang relatif murah, Go-jek juga mudah digunakan karena tidak perlu
menunggu atau mencari ojek lagi tetapi hanya dengan menggunakan smartphone kita
dapat memesan ojek secara online dan dapat dijemput dimana pun tempat kita
berada. Dahulu jika kita bandingkan dengan keadaan yang sekarang bisa kita
lihat bahwa sangat jarang orang yang menggunakan ojek selain karena susah
mencarinya, ojek juga dianggap transfortasi yang cukup membuat orang gengsi
tidak hanya oleh penumpangnya bahkan tukang ojeknya sekalipun kadang kala malu
untuk mengakui pekerjaannnya. Tetapi lihat sekarang orang-orang malah bangga
menaiki Go-jek hanya karena pengaruh teknologi padahal jika kita perhatikan
sama saja seperti ojek pada umumnya hanya saja proses pemesananya lebih modern
karena menggunakan sistem bisnis elektronik tersebut. Selain itu juga bukan hanya
penumpangnya yang merasa bangga menaiki Go-jek tetapi tukang ojeknya pun merasa
bangga tak ada lagi rasa gengsi mereka malah dengan sengaja memamerkan bahwa
mereka adalah seorang Go-jek. Sungguh hebat bukan keajaiban yang ditimbulkan
oleh sistem bisnis elektronik ini karena dapat mengubah image yang dianggap
rendah menjadi berkelas.
Bila dilihat dari sisi pengaruh Go-jek terhadap perekonomian di Indonesia
ternyata Go-jek saat ini memiliki pengaruh yang cukup besar karena Go-jek saat
ini menghasilkan Rp 8,2 triliun setiap tahunnya. Oleh karna itu, sesuatu yang
dianggap tidak menghasilakn bisa saja menjadi lebih berarti apabila kita lebih
berusaha untuk mengembangkannya. Go-jek bukan hanya sebatas ojek ada umumnya
namun terdapat variasi yang berbeda di Go-jek ini. Dahulu ojek hanyalah sepeda
motor yang dapat di tumpangi satu orang saja, tetapi Go-jek memodifikasinya
bukan hanya sepeda motor yang dapat menjadi ojek tetapi mobil pun bisa. Tidak hanya
itu biasanya ojek hanya untuk mengantarkan orang dari satu tempat ke tempat
yang lain tapi kini Go-jek dapat digunakan sebagai jasa delivery makanan. Sungguh
perubahan yang luar biasa bukan. Dari sini terlihat jelas bahwa sistem bisnis
elektronik memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi di
zaman revolusi 4.0 ini.
Beberapa manfaat sistem bisnis elektronik yang dapat kita rasakan:
1.
Bagi organisasi
· Memperluas pasar
· Menekan biaya kertas
· Terwujudnya spesialis
bisnis
· Menekan biaya
sediaan dan produksi
· Dapat menerapkan
kostumisasi produk
· Menekan waktu
pembayaran dan penerimaan produk
· Meningkatan produktivitas
· Menekan biaya
telekomunikasi
2.
Bagi konsumen
· Kesempatan transaksi
lebih luas dan tak kenal waktu
· Memberikan pilihan
produk dan pemasok lebih banyak
· Memungkinkan memperolh
produk lebih murah
· Pengiriman lebih
cepat
· Memperoleh informasi
produk lebih cepat
· Memungkinkan pelanggan
dapat berinteraksi
3.
Bagi masyarakat luas
· Memungkinkan berbisnis
dari rumah beberapa barang bisa dijual lebih murah
· Memperoleh layanan
yang mudah untuk diwujudkan
· Penyampaian jasa
publik dapat dinikmati masyarakat
4.
Bagi dunia akademis
· Tantangan baru
· Para peneliti
tertantang untuk melakukan analisis terhadap pergeseran pola bisnis
· Membuka kerangka
baru dalam penjualan jasa pendidikan
Banyak aplikasi bisnis elektronik yang saat ini sedang berkembang terutama
di Indonesia. Dengan adanya sistem bisnis elektronik ini pelaku bisnis lebih
mudah mengakses sumber daya informasi yang dibutuhkan untuk mendukung kebutuhan
pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis. Sistem bisnis elektronik ini juga dapat
mengubah paradikma perekonomian di Indonesia, tidak harus bermodalkan banyak melalui
sistem bisnis elektronik ini semua orang dapat menjadi seorang pengusaha salah
satu cara yang paling mudah yaitu lewat media sosial. Oleh karena itu jangan
merasa malu ataupun gagal dalam berbisnis karena di zaman sekarang semua serba
mudah dan modern. Sistem bisnis elektronik ini juga menjadi salah satu dampak
perubahan pada revolusi industri 4.0 yang ada pada saat ini
yaitu segi kemajuan teknologi.
Biodata Penulis:
1.
|
Nama :
Lailatus Sofia
TTL : Tabalong,
15 juli 1999
Alamat : Ma’had
Al-Jamiah
Prodi :
Akuntansi Syariah
2.
|
Nama : Ani
TTL : Kumai,
30 Oktober 1999
Alamat : Ma’had
Al-Jamiah
Prodi :
Akuntansi Syariah


Tidak ada komentar:
Posting Komentar