Minggu, 31 Maret 2019

SIM: KEAJAIBAN BISNIS ELEKTRONIK


KEAJAIBAN BISNIS ELEKTRONIK
Oleh:
NINDY RIZQA ASYIFANI DLT
NIM. 1804140074

ANI
NIM. 1804140111

LAILATUS SOFIA
NIM. 1804140135

Program Studi: Akuntansi Syariah
Mata Kuliah: Sistem Informasi Manajemen
Dosen: ISRA MISRA, S. E., M. Si


Mungkin kalian heran atau bahkan bertanya-tanya  maksud dari keajaiban bisnis elektronik ini. Apakah berbisnis dengan basis elektronik benar-benar membawa keajaiban? Tidak percaya dan terdengar aneh memang, tetapi di sini kami akan memberikan gambaran mengenai keajaiban yang ditimbulkan oleh sistem bisnis elektronik ini. Sebelum membahas mengenai keajaiban terlebih dahulu kita memahami maksud dari sistem bisnis elektronik.
Sistem menurut Davis (1974) adalah hal yang dapat bersifat abstrak atau fisik. Sistem yang abstrak adalah susunan yang teratur dari gagasan-gagasan atau konsep-konsep yang saling tergantung. Sistem yang bersifat fisik adalah serangkaian yang bersifat unsur yang bekerja sama untuk mencapai tujuan. Norman L. Enger dalam bukunya yang berjudul  Management Standart for Developong Information Systems menyatakan bahwa suatu sistem terdiri atas kegiatan-kegiatan yang berhubungan guna mencapai tujuan-tujuan perusahaan seperti pengendalian inventaris atau penjadwalan produksi. Ciri-ciri yang ada pada sebuah sistem adalah digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan, merupakan kesatuan usaha, adanya unsur fungsional (input, process, output, dan feed back), sehingga saling berhubungan, berstruktur, dan berjenjang.
Data merupakan sekumpulan garis fakta yang mewakili peristiwa yang terjadi pada organisasi atau pada lingkungan fisik sebelum diolah kedalam suatu format yang dapat dipahami dan digunakan orang. Informasi berarti data yang telah dibentuk ke dalam suatu format yang mempunyai arti dan berguna bagi manusia.
Berdasarkan pengertian sistem, data, dan informasi di atas, maka dapat dikatakan bahwa suatu sistem informasi dapat didefinisikan secara teknis sebagai suatu komponen yang saling berhubungan yang mengumpulkan (atau mendapatkan kembali), memproses, menyimpan dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan kendali dalam suatu organisasi. Sebagai tambahan dalam proses pengambilan keputusan, koordinasi, dan kendali, sistem informasi dapat juga membantu para manajer dan karyawan untuk meneliti permasalahan, memvisualisasikan pokok-pokok yang kompleks, dan menciptakan produk-produk baru.
Terdapat tiga aktivitas dalam suatu sistem informasi, yaitu input, process dan output. Yang diperlukan organisasi untuk membuat keputusan, mengendalikan operasi, meneliti permasalahan dan menciptakan produk baru atau jasa. Input adalah aktivitas menangkap atau mengumpulkan data mentah dari dalam organisasi atau dari lingkungan eksternal organisasi. Process adalah upaya mengubah atau mengonversi input yang masih mentah kedalam suatu format atau bentuk yang lebih berarti. Output adalah aktivitas mengalihkan atau mentransfer informasi yang telah diproses kepada pihak-pihak atau kegiatan-kegiatan yang akan menggunakannya. Sistem informasi tidak berhenti pada tiga aktivitas ini saja, tetapi sistem informasi juga membutuhkan feedback, yaitu output yang dikembalikan kepada piha-pihak yang sesuai dari organisasi sebagai bhan untuk membantu mereka dalam proses evaluasi atau koreksi terhadap input.
Sistem bisnis elektronik atau yang biasa disebut denagn E-Business merupakan kegiatan berbisnis oleh organisasi, individu atau pihak-pihak terkait yang menggunakan media teknologi informasi seperti internet untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis sehingga dapat memberikan keuntungan berupa keamanan, fleksibilitas, integrasi, optimasisasi, efisiensi dan peningkatan produktivitas.
Di dalam sebuah sistem bisnis elektronil atau E-Business ini memiliki aturannya tersendiri terhadap bisnis yaitu komunikasi, komersial (perdagangan), proses bisnis, layanan, learning, kolaborasi dan komunitas. Komunikasi yang dimaksud yaitu adanya fasilitas atau media yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, layanan, transaksi elektronik dan perpindahan barang dari penjual ke pembeli. komersial adalah adanya sistem untuk melakukan transaksi online mulai dari promosi barang, pemesanan barang, pembayaran dan pengiriman barang. Pembeli barang tidak perlu meliht barang secara langsung tetapi melalui gambar dan spesifikasi yang tercantum dalam website. Sedangkan untuk pemesanan, sistem shopping online terhubung dengan sistem inventory untuk mengetahui stok barang sehingga barang yang dibeli memang ada. Untuk pembayaran, sistem shopping online harus terhubung denagn otoritas pembayaran misalnya bank atau penyedia kartu kredit agar nilai yang dibayarkan oleh pembeli berasal dari alat pembayaran yang sah dan memiliki nilai yang cukup. Setiap pelaku e-business yang ingin melakukan transaksi elektronik dan mendapatkan manfaat semaksimal mungkin dari e-business harus melakukan optimalisasi proses bisnis internal dengan memanfaatkan teknologi informasi agar aliran informasi, transaksi, maupun lama pengiriman barang menjadi lebih singkat. Dengan menggunakan layanan e-business ini seharusnya menjadikan layanan ke customer menjadi lebih baik, ekonomis, dan lebih terjangkau. Namun transaksi online ini membutuhkan pemahaman terlebih dahulu dari pelanggan atau penggunanya, dikarenakan transaksi online ini pengguna maupun pelaku tidak berhadapan dengan manusia tetapi dengan mesin komputer maka diperlukan proses edukasi agar fasilitas yang tersedia benar-benar memudahkan bukannya menyulitkan. Dalam dunia maya komunitas merupakan salah satu indikator untuk mengukur aktifitas pengguna. Dalam e-business, komunitas merupakan media yang cukup penting untuk belajar dan memperbaiki diri secara terus menerus baik dari sisi pelaku maupun pengguna dalam hal produk, layanan maupun  mekanisme transaksi.
Kebijakan e-business yang perlu dibuatkan aturan main dan rambu-rambu agar para pelaku e-business bermain dalam arena yang ada dan semua pihak dilindungi hak dan kewajibannya tanpa mengurangi kemampuannya dalam mengimplementasikan strategi e-business masing-masing mencakup kebijakan antara lain:
a.  Internal: manajemen dan staf
b.  Pemasok dan manufaktur
c.  Pelanggan
d.  Perantara
e.  Lembaga keuangan
f.   Pemilik Web (Web service provider)
g.  Asosiasi
h.  komunitasWeb

Kebijakan e-business tida hanya mengatur/memfasilitasi tindakan pratransaksi tetapi juga post transaksi dimana ada tiga hal penting yang harus ditangani antara lain:
a.  keabsahan transaksi dimana ada pemegang otoritas yang melakukan settlement bahwa transaksi sudah selesai dan diterima oleh penjual dan pembeli.
b.  Masalah legal misalnya melanggran hak cipta. Diperlukan proses hukum dengan mengacu pada undang-undang yang mengatur hak cipta untuk barang yang diperdagangkan secara elektronik.
c.  Gangguan keamanan pada transaksi online misalnya pencurian nomor kartu kredit, fraud, penyalahgunaan user id dan password, dll.

Pelaku e-business yaitu:
·         Organisasi
·         Konsumen
·         Perusahaan
·         Supplier
·         Pekerja
·         Rekan bisnis

Alat atau media yang digunakan:
·         Teknologi informasi dan komunikasi
·         Komputer, data yang etlah terkomputerisasi
·         internet

Kita dapat melihat bahwa dari perspektif bisnis, sistem informasi adalah instrument paling penting untuk menciptakan nilai bagi perusahaan. Sistem informasi memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan pendapatan atau mengurangi biaya dengan memberikan informasi yang membantu manajer membuat keputusan yang lebih baik dan tepat atau meningkatkan pelaksanaan proses bisnis. Sebagai contoh adalah sistem bisnis akuntansi, sistem informasi pemasaran, sistem informasi produksi atau manufaktur, sistem informasi sumber daya manusia.



Dalam perspektif bisnis menekankan sifat organisasional dan manajerial dari sistem informasi. Dari perspektif bisnis ini, kita dapat melihat bahwa sistem informasi merupakan serangkaian aktivitas untuk memperoleh, mengubah, dan mendistribusikan informasi, sehingga dapat digunakan oleh manajer untuk mengambil keputusan dan meningkatkan kinerja perusahaan.
Salah satu contoh penerapan sistem bisnis elektronik yang saat ini sedang naik daun di Indonesia yaitu Go-jek. Siapa yang tidak mengetauhui Go-jek saat ini? Hampir seluruh masyarakat Indonesia menggunakan jasa transfortasi Go-jek. Selain harga yang relatif murah, Go-jek juga mudah digunakan karena tidak perlu menunggu atau mencari ojek lagi tetapi hanya dengan menggunakan smartphone kita dapat memesan ojek secara online dan dapat dijemput dimana pun tempat kita berada. Dahulu jika kita bandingkan dengan keadaan yang sekarang bisa kita lihat bahwa sangat jarang orang yang menggunakan ojek selain karena susah mencarinya, ojek juga dianggap transfortasi yang cukup membuat orang gengsi tidak hanya oleh penumpangnya bahkan tukang ojeknya sekalipun kadang kala malu untuk mengakui pekerjaannnya. Tetapi lihat sekarang orang-orang malah bangga menaiki Go-jek hanya karena pengaruh teknologi padahal jika kita perhatikan sama saja seperti ojek pada umumnya hanya saja proses pemesananya lebih modern karena menggunakan sistem bisnis elektronik tersebut. Selain itu juga bukan hanya penumpangnya yang merasa bangga menaiki Go-jek tetapi tukang ojeknya pun merasa bangga tak ada lagi rasa gengsi mereka malah dengan sengaja memamerkan bahwa mereka adalah seorang Go-jek. Sungguh hebat bukan keajaiban yang ditimbulkan oleh sistem bisnis elektronik ini karena dapat mengubah image yang dianggap rendah menjadi berkelas.
Bila dilihat dari sisi pengaruh Go-jek terhadap perekonomian di Indonesia ternyata Go-jek saat ini memiliki pengaruh yang cukup besar karena Go-jek saat ini menghasilkan Rp 8,2 triliun setiap tahunnya. Oleh karna itu, sesuatu yang dianggap tidak menghasilakn bisa saja menjadi lebih berarti apabila kita lebih berusaha untuk mengembangkannya. Go-jek bukan hanya sebatas ojek ada umumnya namun terdapat variasi yang berbeda di Go-jek ini. Dahulu ojek hanyalah sepeda motor yang dapat di tumpangi satu orang saja, tetapi Go-jek memodifikasinya bukan hanya sepeda motor yang dapat menjadi ojek tetapi mobil pun bisa. Tidak hanya itu biasanya ojek hanya untuk mengantarkan orang dari satu tempat ke tempat yang lain tapi kini Go-jek dapat digunakan sebagai jasa delivery makanan. Sungguh perubahan yang luar biasa bukan. Dari sini terlihat jelas bahwa sistem bisnis elektronik memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi di zaman revolusi 4.0 ini.

Beberapa manfaat sistem bisnis elektronik yang dapat kita rasakan:
1.    Bagi organisasi
·   Memperluas pasar
·   Menekan biaya kertas
·   Terwujudnya spesialis bisnis
·   Menekan biaya sediaan dan produksi
·   Dapat menerapkan kostumisasi produk
·   Menekan waktu pembayaran dan penerimaan produk
·   Meningkatan produktivitas
·   Menekan biaya telekomunikasi

2.    Bagi konsumen
·   Kesempatan transaksi lebih luas dan tak kenal waktu
·   Memberikan pilihan produk dan pemasok lebih banyak
·   Memungkinkan memperolh produk lebih murah
·   Pengiriman lebih cepat
·   Memperoleh informasi produk lebih cepat
·   Memungkinkan pelanggan dapat berinteraksi

3.    Bagi masyarakat luas
·   Memungkinkan berbisnis dari rumah beberapa barang bisa dijual lebih murah
·   Memperoleh layanan yang mudah untuk diwujudkan
·   Penyampaian jasa publik dapat dinikmati masyarakat

4.    Bagi dunia akademis
·   Tantangan baru
·   Para peneliti tertantang untuk melakukan analisis terhadap pergeseran pola bisnis
·   Membuka kerangka baru dalam penjualan jasa pendidikan

Banyak aplikasi bisnis elektronik yang saat ini sedang berkembang terutama di Indonesia. Dengan adanya sistem bisnis elektronik ini pelaku bisnis lebih mudah mengakses sumber daya informasi yang dibutuhkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis. Sistem bisnis elektronik ini juga dapat mengubah paradikma perekonomian di Indonesia, tidak harus bermodalkan banyak melalui sistem bisnis elektronik ini semua orang dapat menjadi seorang pengusaha salah satu cara yang paling mudah yaitu lewat media sosial. Oleh karena itu jangan merasa malu ataupun gagal dalam berbisnis karena di zaman sekarang semua serba mudah dan modern. Sistem bisnis elektronik ini juga menjadi salah satu dampak perubahan pada revolusi industri 4.0 yang ada pada saat ini yaitu segi kemajuan teknologi.


Biodata Penulis:
1. 

Nama   : Lailatus Sofia
TTL     : Tabalong, 15 juli 1999
Alamat : Ma’had Al-Jamiah
Prodi    : Akuntansi Syariah

2. 



Nama   : Ani
TTL     : Kumai, 30 Oktober 1999
Alamat : Ma’had Al-Jamiah
Prodi    : Akuntansi Syariah

3. 

Nama   : Nindy Rizqa Asyifani DLT
TTL     : Palangka Raya, 10 Juli 2000
Alamat : Ma’had Al-Jamiah
Prodi    : Akuntansi Syariah
 

SIM: KEAJAIBAN BISNIS ELEKTRONIK

KEAJAIBAN BISNIS ELEKTRONIK Oleh: NINDY RIZQA ASYIFANI DLT NIM. 1804140074 ANI NIM. 1804140111 LAILATUS SOFIA NIM. 18041...